 |
|
 |
 |
kurikulum
sd |
 |
Kurikulum SD memberi siswa dasar-dasar
tulis baca, berhitung dan agama. Sebagai tambahannya
masing-masing didorong untuk mengikuti olahraga
dan mengembangkan kemampuan artistiknya.
Mata pelajarannya:
Tahfidz
Pelajaran Tahfidz di tingkat SD ditargetkan
18 juz bagi siswa yang berpotensi serta bergabung dengan
MIS sejak kelas 1, sedangkan untuk siswa
yang bergabung di kelas lebih tinggi ditargetkan
proporsional sesuai dengan kapan siswa tersebut
bergabung.
Bahasa Arab
Siswa ditingkat dasar belajar bahasa Arab
meliputi kemampuan mendengar, menulis, membaca
dan berbicara. Proses pembelajaran dibantu
oleh native speaker.
Pelajaran Agama Islam
Pelajaran bahasa Arab dan agama Islam merupakan
bagian vital dalam proses belajar siswa.
Siswa belajar rukun Islam dan rukun iman
serta dasar-dasar agama Islam dan belajar
mengkaji ayat-ayat Al Qur'an. Pelajaran
agama Islam diatur berdasarkan empat dasar:
akidah, siroh, fiqh dan hadits.
Bahasa Inggris
Siswa didorong untuk menggunakan bahasa
Inggris karena bahasa ibu mereka bukan bahasa
Inggris. Bahasa Inggris menjadi kurikulum
harian yang meliputi mendengar, membaca
dan menulis. Proses pembelajaran dibantu
oleh native speaker
Matematika
Mata pelajaran ini meliputi menghafal dan
menghitung, ukuran, ruang, probabilitas
dan data. Metode pengajaran matematika adalah
dengan menerapkan matematika dalam kehidupan
atau menggunakan berbagai alat peraga. MIS
menyadari bahwa kemampuan matematika akan
memperkuat kualitas keberadaan dan partisipasi
siswa kelak di dalam masyarakat.
Sains
Mata pelajaran ini diajarkan melalui pendekatan
tersendiri maupun bagian integral dari pelajaran
lain. Kami ingin mengenalkan siswa kepada
keahlian yang dapat meningkatkan pemahaman
dan keterikatan mereka dengan subjek ini
sebagai persiapan masuk tahun ke-2. Kami
mendorong setiap siswa untuk mengembangkan
kemampuan mata pelajaran ini melalui metode
observasi dan explorasi, dengan penekanan
pada penggunaan dan metode ilmiah yang sesuai.
Pendidikan Ilmu Sosial dan Lingkungan
Mata pelajaran ini diajarkan melalui pendekatan
yang bersifat integral dimana pengetahuan
siswa mengenai masyarakat, budaya dan lingkungan
dibangun. Mata pelajaran ini memberikan
bingkai bagi pengembangan pengetahuan dan
pemahaman siswa mengenai kondisi sosial
masyarakat Indonesia dan negara lain serta
mengenai lingkungan lokal dan global.
Teknologi Informasi
Siswa diperkenalkan pada pelajaran komputer
melalui guru komputer. Keahlian dan kepercayaan
diri siswa dalam menggunakan komputer dibangun
melalui penggunaan perangkat lunak tentang
bacaan atau bahan pustaka yang beragam sehingga
mendukung siswa mempelajari berbagai kunci
ilmu. Teknologi komputer digunakan sebagai
alat untuk memperkuat pengalaman belajar
berbagai mata pelajaran yang ada dalam kurikulum
dan bukan untuk kepentingan di luar itu.
Pendidikan Seni
Pendidikan Seni memungkinkan siswa mengembangkan
imajinasi mereka melalui penciptaan desain,
warna dan tekstur. Seluruh siswa dihargai
sebagai individu dan karya seni mereka diakui
sebagai hasil karyanya
Pendidikan Olah Raga
Seluruh siswa didorong untuk mengikuti program
pendidikan olah raga yang akan meningkatkan
kesehatan, gerak dan koordinasi tangan dan
mata siswa.
|
| | |
|